Berita, Bidang PPKLH|

TANA PASER — Pemerintah Kabupaten Paser melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melalui bidang Penaatan dan Peningkatan Kapsitas Lingkungan Hidup menyerahkan bantuan sarana pengelolaan sampah berupa tempat sampah terpilah dan compost bag kepada Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten dan Tingkat Nasional di Kabupaten Paser. Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis dalam rangka memperkuat komitmen sekolah berbasis peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah (PBLHS) untuk program Adiwiyata tahun 2026.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Paser menyatakan bahwa bantuan fasilitas penunjang ini merupakan wujud dukungan nyata pemerintah daerah dalam mendorong budaya pilah sampah sejak dini dari lingkungan sekolah.

“Edukasi pengelolaan sampah mutlak dimulai dari lembaga pendidikan. Lewat penyediaan tempat sampah terpilah dan compost bag ini, siswa dan civitas sekolah diajak tidak sekadar membuang sampah, tetapi memilah sampah organik dan anorganik serta memanfaatkannya secara mandiri,” ujarnya.

compost bag diberikan dengan harapkan mampu memaksimalkan potensi sampah organik di area sekolah, seperti daun kering dan sisa makanan sehingga menjadi pupuk kompos yang berguna untuk ruang terbuka hijau (RTH) sekolah. Sementara tempat sampah terpilah dihadirkan untuk membiasakan pembagian sampah berdasarkan jenisnya sebelum masuk ke tahap pengolahan lebih lanjut.

Adapun sekolah penerima bantuan ini tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Paser, mencakup jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang telah di tetapkan sebagai penerima Adiwiyata Tingkat Kabupaten maupun Nasional pada 2025.

Perwakilan kepala sekolah penerima bantuan menyambut positif sarana yang diberikan. Dukungan ini dinilai makin memotivasi para warga sekolah untuk menciptakan ekosistem belajar yang bersih, asri, dan berkelanjutan.

Melalui penyaluran bantuan sarana lingkungan ini, Pemkab Paser melalui Dinas LIngkungan Hidup berharap seluruh sekolah Adiwiyata mampu menjadi agen perubahan dalam mewujudkan target reduksi sampah daerah sekaligus mencetak generasi muda yang peduli keberlanjutan lingkungan.

“Bersih Budayaku, Hijau Sekolahku, Adiwiyata Kebanggaanku!”Melalui aksi nyata memilah sampah, mengolah kompos, dan menjaga keasrian lingkungan, kita wujudkan generasi peduli lingkungan yang berakar pada budaya bersih dan siap menjaga kelestarian bumi dari lingkungan sekolah kita.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Close Search Window
↑