
Tana Paser – Upaya menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini terus dilakukan melalui metode pembelajaran yang inovatif. Salah satunya diwujudkan oleh siswa-siswi SMAN 1 Long Ikis yang melaksanakan kunjungan edukatif ke TPA Janju dan TPST Janju. (Rabu, 21 Januari 2026)
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran lapangan yang bertujuan untuk memberikan pemahaman langsung mengenai pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan. Para siswa tidak hanya menerima penjelasan teori, tetapi juga menyaksikan secara langsung proses pengolahan sampah, mulai dari pemilahan antara sampah organik dan non-organik hingga tahap pengolahan lanjutan.

Di lokasi TPST, siswa diperlihatkan bagaimana sampah organik diolah menjadi kompos, sementara sampah non-organik dapat dimanfaatkan kembali menjadi bahan bernilai guna. Pengalaman ini memberikan wawasan baru bahwa sampah yang selama ini dianggap tidak berguna ternyata dapat diolah menjadi sumber daya yang bermanfaat.
Antusiasme para siswa terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi, menunjukkan ketertarikan yang tinggi terhadap isu lingkungan, khususnya pengelolaan sampah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kepedulian dan kesadaran generasi muda untuk lebih bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, siswa juga didorong untuk berperan aktif dalam menerapkan kebiasaan baik, seperti memilah sampah sejak dari sumbernya. Kunjungan ini menjadi langkah nyata dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan demi masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
