
Tana Paser – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Paser melaksanakan Rapat Evaluasi Realisasi Keuangan dan Fisik Bulan April Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat DLH Kabupaten Paser. (25 Mei 2026)
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk monitoring dan evaluasi terhadap capaian pelaksanaan program dan kegiatan, baik dari sisi realisasi keuangan maupun progres fisik, guna memastikan pelaksanaan anggaran berjalan efektif, tepat sasaran, dan sesuai target yang telah ditetapkan.
Dalam rapat tersebut disampaikan kategori capaian realisasi, yaitu:
-
- 0–20% : Sangat Rendah
-
- 20,01–40% : Rendah
-
- 40,01–60% : Sedang
-
- 60,01–80% : Tinggi
-
- 80,01–100% : Sangat Tinggi
Berdasarkan target Triwulan I sampai dengan Triwulan II yang telah direncanakan, DLH Kabupaten Paser berhasil mencapai realisasi keuangan sebesar 58,33%. Beberapa program yang memperoleh capaian tinggi bahkan sangat tinggi di antaranya:
-
- Program Peningkatan Pendidikan, Pelatihan dan Penyuluhan Lingkungan Hidup untuk Masyarakat mencapai realisasi keuangan sebesar 87,17%
- Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota sebesar 69,26%
- Program Pengelolaan Keanekaragaman Hayati (KEHATI) sebesar 68,58%
- Program Pengelolaan Persampahan sebesar 60,44%
Sementara itu, beberapa program lainnya masih memerlukan percepatan pelaksanaan agar target yang telah direncanakan dapat tercapai secara optimal pada triwulan berikutnya diantaranya:
-
- Program Konservasi Sumber Daya Alam Hayati Dan Ekosistemnya.
- Program Pembinaan Dan Pengawasan Terhadap Izin Lingkungan Dan Izin Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH).
- Program Penanganan Pengaduan Lingkungan Hidup.
- Program Penghargaan Lingkungan Hidup Untuk Masyarakat.
- Program Pengendalian Pencemaran Dan/Atau Kerusakan Lingkungan Hidup.
- Program Pengendalian Bahan Berbahaya Dan Beracun (B3) Dan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun (Limbah B3).
- Pengelolaan Laboratorium Lingkungan Hidup kabupaten/kota.
- Program Perencanaan Lingkungan Hidup.
- Program Pengakuan Keberadaan Masyarakat Hukum Adat (MHA), Kearifan Lokal Dan Hak MHA Yang Terkait Dengan PPLH.
Apabila dilihat dari realisasi terhadap Anggaran Murni Tahun 2026, capaian realisasi keuangan DLH Kabupaten Paser hingga bulan April tercatat sebesar 24,74%. Adapun beberapa program dengan progres fisik dan keuangan di antara lain:
-
- Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota dengan realisasi keuangan 31,36% dan fisik 41,29%
- Program Pengelolaan Persampahan dengan realisasi keuangan 24,30% dan fisik 24,84%
- Program Pengelolaan Keanekaragaman Hayati (KEHATI) dengan realisasi keuangan 21,96% dan fisik 28,98%
- Program Pembinaan Dan Pengawasan Terhadap Izin Lingkungan Dan Izin Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH). Dengan Realisasi keuangan 13,36% dan fisik 17,64%
- Program Konservasi Sumber Daya Alam Hayati Dan Ekosistemnya. Dengan Realisasi keuangan 11,25% dan fisik 14,87%
- Program Penanganan Pengaduan Lingkungan Hidup. Dengan Realisasi keuangan 11,11% dan fisik 15,48%
- Program Peningkatan Pendidikan, Pelatihan Dan Penyuluhan Lingkungan Hidup Untuk Masyarakat. Dengan Realisasi keuangan 11,05% dan fisik 34,81%
- Program Pengendalian Pencemaran Dan/Atau Kerusakan Lingkungan Hidup. Dengan Realisasi keuangan 3,64% dan fisik 30,69%
- Pengelolaan Laboratorium Lingkungan Hidup kabupaten/kota. Dengan Realisasi keuangan 2,63% dan fisik 10,17%
- Program Pengendalian Bahan Berbahaya Dan Beracun (B3) Dan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun (Limbah B3). Dengan Realisasi keuangan 1,87% dan fisik 2,76%
- Program Penghargaan Lingkungan Hidup Untuk Masyarakat. Dengan Realisasi keuangan 0,79% dan fisik 5,64%
- Program Perencanaan Lingkungan Hidup. Dengan Realisasi keuangan 0,00% dan fisik 6,30%
- Program Pengakuan Keberadaan Masyarakat Hukum Adat (MHA), Kearifan Lokal Dan Hak MHA Yang Terkait Dengan PPLH. Dengan Realisasi keuangan 0,00% dan fisik 0%
Rapat evaluasi ini menjadi momentum penting untuk mengidentifikasi kendala pelaksanaan kegiatan sekaligus menyusun langkah percepatan terhadap program yang capaian realisasinya masih rendah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen DLH Kabupaten Paser dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada hasil.
Melalui evaluasi berkala ini, diharapkan seluruh program dan kegiatan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Paser dapat berjalan optimal sehingga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas lingkungan hidup dan pelayanan kepada masyarakat.
