Berita, Bidang PPKLH, Pengumuman, Uncategorized|

TANA PASER – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Paser melalui bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup (PPKLH) melaksanakan penilaian terhadap sejumlah sekolah yang diusulkan menjadi calon Sekolah Adiwiyata tingkat Nasional dan Mandiri tahun 2026. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah Kabupaten Paser untuk memperkuat budaya peduli dan berbudaya lingkungan di lingkungan pendidikan secara berkelanjutan. Kuota Usulan Sekolah Pada periode penilaian ini, DLH Kabupaten Paser mengusulkan total enam sekolah unggulan dengan rincian target sebagai berikut: 

3 Sekolah diusulkan sebagai calon Sekolah Adiwiyata Nasional.

3 Sekolah diusulkan sebagai calon Sekolah Adiwiyata Mandiri.

Adapun daftar nama sekolah calon adiwiyata mandiri yang terverifikasi:

  1. Sekolah SMPN 5 Tanah Grogot
  2. Sekolah SMPN 6 Tanah Grogot
  3. Sekolah SMPN 4 Kuaro

Fokus dan Target Penilaian

Proses verifikasi dan penilaian ini dilakukan untuk memastikan kesiapan administrasi serta implementasi nyata di lingkungan sekolah. Melalui standarisasi ini, sekolah yang lolos diharapkan tidak sekadar mengejar penghargaan, melainkan mampu menjadi role model dalam penerapan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS).

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Paser menegaskan bahwa seluruh sekolah yang diusulkan wajib memenuhi kriteria ketat yang telah ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Penilaian mencakup aspek perencanaan, pelaksanaan, serta pemantauan program ramah lingkungan yang melibatkan seluruh warga sekolah secara konsisten.

Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa sekolah tidak hanya berprestasi dalam akademik, tetapi juga aktif menjaga kelestarian lingkungan Meninjau Komitmen Lingkungan Sekolah di Kabupaten Paser. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Paser menuntaskan rangkaian memastikan implementasi nyata dari Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS).

verifikasi ini bukan sekadar proses administrasi, melainkan momen untuk meninjau secara mendalam bagaimana setiap elemen sekolah mulai dari kepala sekolah, guru, siswa (terutama Kader Adiwiyata), hingga tenaga kependidikan telah menginternalisasi nilai-nilai lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Dukungan penuh dari DLH Kabupaten Paser dalam mendampingi proses ini adalah kunci utama. Semoga hasil verifikasi ini membawa kabar baik, dan menginspirasi lebih banyak institusi pendidikan di Kabupaten Paser untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang lestari, bersih, dan berbudaya lingkungan. Salam Lestari!

Mari jadikan sekolah kita agen perubahan nyata bagi lingkungan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Close Search Window